Kamis, 01 Januari 2015

Makalah Ilmu Ekonomi (Pendapatan Nasional)



MAKALAH
PRODUK NASIONAL DAN PENDAPATAN NASIONAL

Makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Mata kuliah
 “Pengantar Ilmu Ekonomi”
Dosen pengasuh Yopi Nisa Febianti, S.Pd., M.Pd


Di susun oleh :
1.                 Nama              : Muhammad Affan Fahrizal
NPM               : 114080176
2.                 Nama              :  Rizka Ayu Agustin
NPM               : 114080158
3.                 Nama              : Silviyani
NPM               : 114080183

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SWDAYA GUNUNG JATI
2014

Puji dan Syukur senantiasa kami panjatkan kepada Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini.
Shalawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita, manusia yang paling mulia, Nabi besar Muhammad saw, berikut seluruh keluarga dan sahabat-sahabat beliau.
Makalah ini membahas mengenai “Produk Nasional danPendapatan Nasional”. Adapun maksud dan tujuan makalah ini yaitu untuk memenuhi tugas mata kuliah pengantar ilmu ekonomi . Kami menyadari bahwa didalam makalah kami ini masih banyak kekeurangan , kami mengharapkan kritik dan saran demi menyempurnakan makalah kami agar lebih baik dan dapat berguna semaksimal mungkin.
Demikian makalah yang kami buat, semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.







                                                                     



BAB I

A.   Latarbelakang
Seorang manusia membutuhkan materi (uang) untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang begitu banyak. Materi (uang) sangat berkaitan dengan pendapatan, dalam hal ini materi (uang) merupakan salah satu bentuk pendapatan. Lalu apa itu pendapatan? Dalam pengertian umum, pendapatan adalah hasil pencaharian berupa uang atau materi lainnya yang didapat dari suatu usaha, yang kemudian akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jadi, pendapatan memegang peranan penting dalam kehidupan seorang manusia, dengan pendapatan yang berupa materi mereka dapat membuat peramalan, perencanaan, dan pengaplikasian yang lebih baik dalam kehidupannya, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan hidupnya. Contoh, seorang pegawai negeri memperoleh pendapatan (gaji) setiap bulan, dari jumlah pendapatannya itu dia akan membuat suatu anggaran pengeluaran seperti biaya makan, listrik, air, dan lain-lain untuk jangka waktu satu bulan. Dia akan berusaha untuk memenuhi kebutuhannya sesuai dengan banyaknya pendapatan yang diperoleh.
Pendapatan menjadi aspek yang sangat penting dari setiap bentuk usaha. Di Negara kita ini, berbagai sektor usaha seperti pertanian, perkebunan, industri, pariwisata, perbankan dan masih banyak sektor yang lain berlomba-lomba menghasilkan pendapatan yang tinggi guna menghidupi usaha yang mereka jalani agar tetap bisa bertahan. Di lain sisi, kegiatan perekonomian yang dilakukan oleh berbagai sektor tersebut juga akan memberikan pendapatan nasional bagi Negara.








1.  Pengertian Produk Nasional dan Pendapatan Nasional
2.     Konsep Pendapatan Nasional
3.     Perhitungan Pendapatan Nasional
4.     Tolok ukur keberhasilan perekonomian

1. Mengetahui kemampuan dan pemerataan perekonomian masyarakat dan negara.
2. Memperoleh taksiran yang akurat tentang nilai barang dan jasa dalam satu tahun.
3. Membantu pemerintah dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan.
4. Mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian       
    Negara.

















Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan masyarakat suatu negara dalam periode waktu tertentu, atau jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara dalam satu tahun.
2. Produk Nasional       
       Produk nasional adalah keseluruhan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh masyarakat dalam suatu negara dalam waktu tertentu. Antara produk nasional dan pendapatan nasional terdapat hubungan yang erat.

            Jika dilihat dari jumlah barang atau jasa yang dihasilkan, produk nasional di kelompokkan menjadi Gross Domestic Product(GDP) dan Gross National Product(GNP). Dari kedua konsep tersebut akan melahirkan konsep Net National Product(NNP), National Income(NI), Personal Income(PI), dan Disposable Income(DI).

Gross Domestic Product (GDP) di kenal dengan Produk Domestik Bruto (PDB). PDB adalah nilai barang dan jasa yang dihasilkan seluruh warga masyarakat dalam suatu negara dalam periode waktu tertentu, biasanya satu tahun. Di dalam Produk Nasional Bruto (PNB) sudah termasuk pendapatan neto dari hasil usaha di luar negeri. Sementara itu, Produk Domestik Bruto merupakan hasil semua kegiatan yang dikerjakan di dalam negeri, termasuk kegiatan orang asing yang ada di dalam negeri.



Gross National Product (GNP) atau Produk Nasional Kotor sering disebut Produk Nasional Bruto (PNB). PNB adalah seluruh nilai produk (barang dan jasa) yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam periode waktu tertentu, biasanya satu tahun. Termasuk di dalamnya, yaitu produk (barang dan jasa) yang dihasilkan masyarakat negara tersebut yang berada di luar negeri. Barang dan jasa yang dihasilkan warga negara asing yang bekerja di dalam negeri tidak termasuk unsur GNP.
Dengan demikian, GNP dapat dirumuskan sebagai berikut :


Rounded Rectangle: GNP = GDP – Produk neto terhadap luarnegeri
 


           

Net National Product (NNP) atau Produk Nasional Neto (PNN) adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, setelah dikurangi penyusutan (depresiasi). Dengan kata lain, NNP di rumuskan sebagai berikut :

Rounded Rectangle: NNP = GNP - Penyusutan 




National Income (NI) atau Pendapatan Nasional (PN) adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, setelah dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax).
NI dapat dirumuskan sebagai berikut :

Rounded Rectangle: NI = NNP - Pajak tidak langsung 





Personal Income (PI) atau Pendapatan Perseorangan (PP) adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar benar sampai ke tangan masyarakat. Dalam pendapatan pribadi sudah termasuk pembayaran pindahan (transfer payment), yakni pemberian-pemberian yang dilakukan oleh pemerintah kepada berbagai golongan masyarakat dimana para penerimanya tidak perlu menerima balas jasa atau usaha apapun sebagai imbalannya.
Dengan demikian, Personal Income dapat dirumuskan sebagai berikut :

Rounded Rectangle: PI = (NI + Transfer payment) – (Iuran     jaminan sosial + iuran asuransi + laba ditahan + Pajak perseorangan). 






Disposable Income (DI) atau Pendapatan Disposable (PD) adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan penerimanya. pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi.
Rounded Rectangle: DI = PI - Pajak langsungDI dapat dirumuskan sebagai berikut :











          Ada tiga cara perhitungan pendapatan nasional, yaitu metode output(output approach), metode pendapatan(income approach), dan metode pengeluaran(expenditure approach). Masing-masing metode (pendekatan) melihat pendapatan nasional dari sudut pandang yang berbeda, tetapi hasilnya saling melengkapi.


1. Metode Output (output approach) atau metode produksi
Pendekatan produksi adalah menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidangindustri, agraris, ekstraktif, jasa dan niaga selama satu periode tertentu. Nilai produk yang dihitung dengan pendekatan ini adalah nilai jasa dan barang jadi (bukan bahan mentah atau barang setengah jadi).

Metode pendapatan adalah mejumlahkan pendapatan dari faktor-faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa, yakni :
1.      Pendapatan para pekerja : gaji dan upah
2.      Pendapatan dari usaha perorangan
3.      Pendapatan dari sewa
4.      Bunga
5.      Keuntungan perusahaan



                       








Pendekatan pengeluaran adalah menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan dengan pendekatan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu:
1). Konsumsi Rumah Tangga (Household Consumption)
2). Konsumsi Pemerintah (Government Consumption)
3). Pengeluaran Investasi (Investment Expenditure)
4). Ekspor Neto (selisih antara nilai ekspor dikurangi impor)

a. Konsumsi Rumah Tangga (Household Consumption)
            Pengeluaran sektor rumah tangga dipakai untuk konsumsi akhir, baik barang dan jasa yang habis pakai dalam tempo setahun atau kurang (durable goods) maupun barang yang dapat dipakai lebih dari setahun atau barang tahan lama (non-durable goods).

b. Konsumsi Pemerintah (Government Consumption)
Konsumsi pemerintah adalah pengeluaran-pengeluaran pemerintah yang digunakan untuk membeli barang dan jasa akhir (government expenditure).
                                                                                                               
c. Pembentukan Modal Tetap Domestik Bruto (Investment Expenditure)
            Pemebentukan Modal Tetap Domestik Bruto (PMTDB) merupakan sektor dunia usaha. Pengeluaran ini dilakukan untuk memelihara dan memperbaiki kemampuan menciptakan atau meningkatkan nilai tambah. Termasuk dalam PMTDB adalah perubahan stok, baik berupa barang jadi maupun barang setengah jadi.
      
d. Ekspor Neto (Net Export)
            Yang dimaksud dengan ekspor bersih adalah selisih antara nilai ekspor dengan impor. Ekspor neto yang positif menunjukkan bahwa ekspor lebih besar daripada impor.



keberhasilan suatu perekonomian akan cenderung memandang konsumen atau rumah tangga sebagai unit dan perusahaan sebagai sektor bisnis, pelaku di sektor publik, baik di tingkat lokal maupun pusat. Besaran-besaran yang di perhatikan pun meliputi output nasional, pengeluaran konsumsi dan investasi agregat, tabungan nasional, tingkat harga umum dan inflasi, pengangguran dan kesempatan kerja, nilai tukar mata uang, neraca  pembayaran, anggaran pemerintah, tingkat bunga, permintaan uang, uang beredar, dan lain sebagainya.
Kesempatan kerja, stabilitas harga, dan pertumbuhan ekonomi sering direncanakan sebagai tujuan pembangunan nasional untuk mencegah terjadinya inflasi dan berusaha mendorong pertumbuhan perekonomian. Keberhasilan  perekonomian dari suatu bangsa pun dapat dilihat dari hasil perhitungan  pendapatan nasional dan produk nasionalnya.









.












         
Ø  Pendapatan Nasional adalah jumlah pendapatan masyarakat suatu negara dalam periode waktu tertentu, atau jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh masyarakat dalam suatu Negara dalam satu tahun.
Ø   Produk nasional adalah keseluruhan jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh masyarakat dalam suatu negara dalam waktu tertentu. Antara produk nasional dan pendapatan nasional terdapat hubungan yang erat.
Ø Konsep Pendapatan Nasional yaitu : GDP(Gross Domestik ProductP),GNP(Gross National Product),NNP (Net National Product),NI(Nationl Income),PI (Personal Income) dan DI (Disposable Income)
Ø Cara untuk menghitung pendapatan nasional dengan cara pendekatan produksi, pendekatan pendapatan, dan pendekatan pengeluaran.
Ø  Keberhasilan  perekonomian dari suatu bangsa pun dapat dilihat dari hasil perhitungan  pendapatan nasional dan produk nasionalnya.










1.      Ahman Eeng, Membina Kompetensi Ekonomi Kelas X SMA/MA, Bandung : Grafindo   Media Pratama, 2007
2.      Rahardja Pratama, Manurung Mandala, Pengantar Ilmu Ekonomi (mikroekonomi&makroekonomi) Edisi Ketiga, Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 2008
3.      http://www.academia.edu/6668645
4.      http://blog-pelajaransekolah.blogspot.com/2014/01/pengertian-produk-nasional.html











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

proposal usaha makanan singkong mledak

KATA PENGANTAR Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan kasih sayangNya, sehingga kita dap...